Touring Vespa di Pining, Mereka Menyebutnya Super Dede dan Black Cobra

PINING [Insetgalus] – Touring merupakan salah satu cara paling ampuh untuk merekatkan hubungan dalam komunitas, itu pula yang dimengerti oleh Club Vespa Gayo Lues. Untuk itu pula Club ini menggelar touring dengan menaklukkan medan Pining bersama  motor tua besutan Italia.

Sebanyak 9 unit vespa dari berbagai tipe ambil bagian dalam touring Minggu (10/10) ke Kecamatan Pining. Medan jalan pining menjadi awal perjalanan wisata baru bagi Club Vespa Gayo Lues.

“ Touring adalah bagian dari program kegiatan club vespa Galus, sambil berwisata kami juga mempraktikan cara berkendara aman dan nyaman saat touring kepada komunitas vespa, “ ujar Dalimunthe, koordinator touring Club Vespa Gayo Lues. Senin (10/10).

Memang, tidak bisa dipungkiri, Pining memiliki panorama alam yang indah. Apalagi jalan yang disuguhkan sangat bervariasi, mulai dari jalan Badak, Kacang Minyak, Genting, Gajah dan Uring, “sepanjang jalan itu panorama alamnya luar biasa, “ sebut Munthe.

Ditambah dengan kondisi lintas jalan turunan Genting hingga ke Desa Gajah, tentunya membuat sport jantung bagi pengendara vespa, apalagi bagi pemula tentunya sangat menegangkan.

Jalan berpasir dan krikil bukan kendala bagi komunitas, setelah semua itu terlunasi dengan indahnya panorama alam ketika turunan  memasuki Desa Pintu Rime. Belum lagi disuguhkan dengan canda tawa anak-anak yang akrab menghampiri barisan Vespa yang terpakir di kantin ujung jembatan Desa Pertik.

Tampak anak-anak Desa Pertik saling bertanya sambil berbisik sesamanya, “honda hana ya (motor apa itu), oya gerale Super Dede ( itu namanya Super Dede), sebagian lagi mereka menyebutnya Black Cobra.” anak – anak begitu ceria dan mengajak berphoto dengan komunitas Vespa.

Hingga beranjak pulang komunitas Vespa, anak-anak Pining dan sebagian kaum ibu, masih bertanya –tanya , “honda hana ken  oya, gerepenah kengon, “ (motor apa itu gak pernah saya lihat). Namun karena setiap unit menempel tulisan Vespa, maka bagi anak-anak yang mampu membaca, akhirnya mereka mengenali sebutan Vespa, tapi mereka tetap penasaran.

Liputan     : JS Peparik
Editor        :

About Jasvira

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif, Sri Dewi Wahyuni SP

Lagu Mars Gayo Lues Harus Mencerminkan Unsur Agama dan Budaya

BLANGKEJEREN [Insetgalus] – Sembilan kriteria dari lima ketentuan umum menjadi syarat mutlak mengikuti lomba karya ...