Terobosan Baru Milik BPKD Agara Atasi Aset

KUTACANE [Insetgalus] –  Rumitnya menyelesaikan sengketa aset daerah, khususnya laporan aset di lingkungan SKPK/SKPD Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara, tak pelak BPKD Agara (Badan Pengelolaan Keuangan Daerah-Aceh Tenggara) mengambil langkah pasti melalui terobosan program baru yakni membuat Klinik Aset.

Demikian disampaikan Kabid Aset BPKD Agara, Weldan Prahasandika Yuda, SSTp, Rabu (31/10), ketika ditemui Inset Galus di ruang kerjanya, ditambahkanya” hadirnya Klinik Aset ini mudah-mudahan menjadi obat ampuh mengatasi masalah aset yang dihadapi para pengurus barang (bendahara barang) dinas, badan dan kantor yang ada di daerah ini.

Bertempat persis di sebelah ruangan Kabid Aset, masih dilingkup Kantor BPKD Agara, “Klinik Aset” siap melayani, selama jam kerja dinas mendampingi dalam pengurusan laporan aset, kata Weldan.

Seperti diketahui sambung Alumnus STPDN ini, rumitnya mendata dan membuat laporan aset ini, apalagi sempat bermasalah ke ranah pihak ketiga atau ke masyarakat, membuat pontang-panting dinas guna menyelesaikannya.

Dicontohkannya, seperti menyelesaikan sengketa aset tanah kantor dinas, jika tidak pas-pas tanah tersebut bisa saja dilego, alhasil yang rugi kan Pemkab Agara juga, dengan adanya klinik aset masalah itu dapat dengan mudah di atasi.

Pihak BPkD Agara sendiri sempat mengalami kendala aset tanah ini, tapi perlahan masalah itu dapat di atasi, kini hanya tinggal 45 persen lagi tanah milik Pemkab Agara yang belum di sertifikasi hak milik, mudah-mudah an kurun waktu tidak lama lagi, sertifikasi aset tanah ini bisa selesai 100 persen.

Di lain sisi, ” Klinik aset” ini semua data aset milik Pemkab Agara sudah tersusun rapi dalam sistem bertekhnologi komputerisasi, ditambah lagi, di sini kita juga menyiapkan 6 staf tenaga pendamping yang bertugas membimbing para bendahara barang dinas untuk membuat laporan aset dinas mereka.

Mantabnya lagi, klinik aset ini juga dilengkapi dengan Wi-fi, ruang rapat serta berbagai buku peraturan, dan tidak ketinggalan juga agar memberikan kenyamanan ruangan klinik aset diberi mesin penyejuk, tandas Weldan, dan tidak kalah pentingnya, Klinik Aset ini terbuka untuk umum, siapa pun yang mau belajar mengenai aset akan kita dampingi di Klinik Aset ini, pugkasnya.

Liputan : Riki Hamdani

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pembangunan Rumah Adat Gayo Tak Sesuai Corak dan Ukiran

KUTACANE [Insetgalus] – Pembangunan rumah adat suku Gayo yang terletak di Desa Bener Bepapah Kecamatan ...