Siti Kehilangan Suami di Lapas Tanjung Gusta

Setelah beberapa waktu lalu seorang narapidana dikabarkan menghilang dari Lapas Banda Aceh yang pada akhirnya diketahui Napi tersebut telah dipindahkan ke Lapas Nusakambangan.

Hal serupa kembali dialami oleh Siti Nurbaya (30) warga Aceh Timur mengaku suaminya yang selama ini menjalani masa pidananya di Lembaga  Pemasyarakatan (Lapas) Klas 1 Medan hilang dari Lapas tersebut.

Hal ini dituturkan oleh Siti,  Kamis (30/5/2019) menceritakan ikhwal kehilangan suaminya Syukri bin Ismail (42) terpidana 20 tahun dalam kasus narkotika di Lapas Klas I Medan yang lebih dikenal Lapas Tanjunggusta Medan.

Seperti biasanya Siti mengaku senantiasa membezuk suaminya setiap bulannya ke lapas Tanjunggusta dengan membawakan sedikit makanan untuk suami.

Pagi itu Siti berangkat dari Aceh Timur dengan bus menuju Medan yang menelan waktu 5 jam perjalanan. Namun  alangkah terkejutnya sesampai di Lapas dirinya tidak menemukan suaminya tidak berada lagi di Lapas itu,bahkan petugas yang  ia temui bungkam saat ditanyakan kemana suaminya.

” Sampai di Lapas saya minta bertemu bang syukri, para petugas itu bilang bang Syukri sudah tidak disini lagi, saya tanya kemana, mereka bilang kami gak tahu, kalapas yang tahu kemana bang syukri, tapi wajah dan mata  petugas di sana saya lihat seperti sedih gak sanggup mengatakannya “,ujar siti diirngi tangis menceritakan kronologi singkat, kehilangan suaminya di Lapas itu.

Kemudian Siti meminta untuk bertemu Kalapasnya para petugas mengatakan untuk menunggu karena kalapas sedang keluar, lama menunggu sang kalapas tidak juga muncul akhirnya Siti memutuskan untuk pulang bersama makanan yang dibawanya dengan perasaan sedih.

” Berjam – jam  saya tunggu Kalapas, tapi tidak muncul juga, hari sudah sore, akhirnya saya langsung pulang ke Aceh,makanan yang saya bawa tadi terpaksa saya makan dalam bus ,” cerita Siti.

Pengakuan Siti, selama menjalani masa pidana di Lapas Tanjungusta suaminya tidak pernah bermasalah apapun bahkan semua petugas serta pejabat lapas di sana mengenal suaminya kerap membantu pekerjaan petugas dan ringan tangan.

“Setahu saya bang Syukri kalau di Lapas semua kenal mulai petugas sampai Kalapas, dia suka ikut kegiatan pembinaan, ringan tangan bahkan kalau bang syukri tidak ada uang berani hutang sama petugas nanti kalau saya bezuk saya bayar, “ tutur Siti mengakhiri.

Liputan : Ardiansyah

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pengurus IDI Silaturrahmi ke Bupati Aceh Timur

IDI [Insetgalus] – Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Aceh Timur, bersilaturrahmi dengan Bupati Aceh ...