Persoalan Gajah Belum Selesai,  NGO Bangun Penangkaran Badak di Atim

Teks Poto : Sosialisasi Pembangunan Sanctuary Badak. (Dokumen : Ardiansyah)

Teks Poto : Sosialisasi Pembangunan Sanctuary Badak. (Dokumen : Ardiansyah)

ACEH TIMUR [Insetgalus] – Sejumlah NGO kembali melirik Aceh Timur sebagai tempat penangkaran badak sumatera, padahal persoalan konflik gajah dan manusia belum teratasi.

Beberapa Lembaga yang disebut sebagai donatur atau NGO dan pihak termasuk BKSDA Aceh telah melaksanakan mikroskop di Royal Hotel, Selasa (14/5/2019) membahas persiapan untuk program besar itu.

Kepada awak media Kepala BKSDA Aceh Sapto Aji Prabowo melalui Dedi Irvansyah membenarkan terkait rencana pembangunan tempat penangkaran Badak.

“Ya benar ini masih sosialisasi pembangunan sanctuary Badak, kita masih menunggu keputusan dirjen terkait, terkait lokasi juga belum kita tentukan yang jelas di Aceh Timur, ini masih sosialisasi. anggaran pembangunan itu dari NGO luar negeri,  kata Dedi.

Terpisah sejumlah masyarakat Peunaron beberapa waktu lalu melaporkan tanaman padi darat milik etani di Kawasan Transmigrasi Satuan Pemukiman (SP6)  telah dimakan oleh gajah liar di kawasan itu.

“Kita berharap persoalan gajah diselesaikan dahulu,  baru kita bangun penangkaran badak,  ini gajah belum kelar sudah bangun penangkaran badak,  “kata Narman.

Liputan : Ardiansyah

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Badan Jalan Lintas Pining Gayo Lues Menghutan

ACEH TIMUR [Insetgalus] – Badan jalan lintas Pining menuju Gayo Lues menghutan, akibatnya pengguna jalan ...