Percepatan Program, Distanbun Aceh Sosialisasi Replanting Sawit ke Aceh Jaya

ACEH JAYA [Insetgalus] – Dinas Pertanian & Perkebunan Aceh bersama Distan Aceh Jaya melaksanakan kegiatan sosialisasi Replanting sawit di Kabupaten Aceh Jaya. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Pantai Barat Calang 16 – 17 Oktober 2018 lalu, yang dibuka langsung oleh Sekda Mustafa Ibrahim mewakili Bupati Aceh Jaya.

Sekda Aceh dalam kesempatan itu mengatakan egiatan replanting ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat khususnya petani sawit. Dan, semua bentuk bantuan hibah yang ada agar dilaksanakan dengan benar dan sesuai aturan. “Jangan ada pihak-pihak  yang memanfaatkan situasi untuk arah yang tidak sesuai dengan aturan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Distanbun Aceh dan Ditjenbun yang serta BPDPKS yang telah mengikutsertakan Aceh Jaya dalam program ini,” kata Sekda Aceh.

Dalam laporan panitia oleh Kadistan Aceh Jaya Teuku Mufizar melaporkan bahwa untuk tahun 2018 ini Aceh Jaya mendapat quota sekitar 2.870 ha dan diupayakan dapat selesai semua proses tersebut tahun ini, minimal dapat dikeluarkan rekomendasi teknis oleh Ditjenbun pada tahun ini. Peserta sosialisasi sekitar 70 orang yg terdiri dari perwakilan petani sawit, geuchik, mukim, camat, koperasi, dan dari instansi terkait tingkat kabupaten, terang Azan.

Adapun yang menjadi narasumber pada sosialisasi ini selain saya sendiri mewakili Tim Sawit, tandas Azan, ada juga kita undang dari pihak Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Aceh Jaya, yang alhamdulIllah langsung mendapat bimbingan dari Kepala BPN Aceh Jaya, Abdul Muis, rinci Master Pertanian ini.

Lebih lanjut, Azanuddin Kurnia yang juga menjabat selaku Koordinator Peremajaan Sawit Aceh menerangkan “bahwa sosialisasi ini dilakukan untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan ditingkat lapangan. Selain itu untuk memberikan informasi yang menyeluruh kepada masyarakat agar dalam pengajuan permohonan dapat lebih mudah dan sesuai dgn aturan seperti yang tercantum dalam Perdirjenbun nomer 29/2017 beserta perubahannya.

Azan berharap, bagi petani yg tergabung dalam Kelompok Tani atau Koperasi yang sdh mengajukan permohonan agar bisa segera dikirim ke Kabupaten untuk diverifikasi dan selanjutnya diteruskan ke provinsi. Bila sudah sesuai dan lengkap berkas, maka Insya Allah bisa dikeluarkan rekomendasi teknis untuk diteruskan ke Ditjenbun dan BPDPKS.

Saat ini pihak provinsi dan tim sawit pusat melakukan jemput bola sampai ke Kabupaten. Hal ini dilakukan untuk.mempercepat mengingat sisa waktu dua bulan ini bisa selesai. Contohnya pada saat ini tim pusat juga masih berada di Aceh Utara dan Aceh Tamiang untuk memeriksa berkas yg sdh diusulkan oleh petani melalui koperasi, pungkas Azanuddin Kurnia di ujung telphonnya ketika dikonfirmasi.

Liputan : Riki Hamdani

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Ketua PESAWAT Kecam Aksi Pembakaran Rumah Wartawan Serambi Liputan Kutacane

IDI [Insetgalus] – Persatuan Wartawan Aceh Timur (PESAWAT) mengecam tindakan intimidasi dan kriminalisasi yang dilakukan ...