Pembangunan Rumah Adat Gayo Tak Sesuai Corak dan Ukiran

KUTACANE [Insetgalus] – Pembangunan rumah adat suku Gayo yang terletak di Desa Bener Bepapah Kecamatan Ketambe Kabupaten Aceh Tenggara warna dan ukiran bangunan tidak mirip dengan warna dan corak Khas adat gayo pada umunya, bahkan lebih identik dengan bangunan rumah adat Kalimantan.

Terkait hal ini, ketika  ditanya  Camat  Ketambe  Riduansyah, S.sos mengatakan, mengaku mengapa bangunan rumah adat gayo yang terletak di Desa Bener Bepapah Kecamatan Ketambe tidak ada kesamaan warna corak dan ukiran yang ada di rumah Adat Gayo pada umumnya, “biasanya ada ukiran mirip Kerawang atau ukiran dan corak yang biasa kita temui di baju atau Kerawang Gayo,” tuturnya, Rabu (6/2/2019).

Ditambahkan Riduan, warna dan ukiran lebih mengarah ke rumah adat kalimantan karena tidak ada ukiran warna warninya.

Kepala desa Bener Bepapah Ali Kadri, juga bingung pembangunan rumah Adat Suku Gayo yang dibangun di Desa binaannya. Pasalnya, warna ukiran yang identik dengan ukiran warna warni khas adat gayo tidak ada tampak.

Ali Kadri juga mengharapkan, agar pihak kontraktor merubah cat sekarang yang ada di papan dekat atap (genteng) dan tiangnya dengan cat warna warni yang mirip dengan baju atau kerawang Gayo seperti rumah adat gayo pada umumnya.

Dari pantauan media ini pembangunan rumah adat yang terletak di desa Bener Bepapah minim ukiran warna warni yang biasa ditemui pada baju adat atau kerawang Gayo pada umumnya.

Liputan : M. Rajib

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Polisi Temukan Ladang Ganja di Aceh Timur

  ACEH TIMUR [Insetgalus] – Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Timur menemukan ladang ganja ...