Kegigihan Rakyat Tampeng Menentang Belanda (Bag III )

APALAGI, Benteng ini telah dipersiapkan dengan pagar mati dan pagar hidup yang berlapis-lapis dan sukar untuk ditembus. Akibat kesukaran menembus benteng Tampeng ini lah, membuat seluruh kekuatan Pasukan Belanda termasuk pasukan pembantu maju ke garis depan. Setelah semua pasukan marsose berhasil mendekati dinding benteng, maka dikeluarkanlah aba-aba untuk melakukan serangan umum. Pasukan marsose yang kebanyakan dari orang-orang Ambon ini bersorak dengan kata-kata “hura” atau maju melompat keatas dinding-dinding benteng. Pertempuran hebat pun berkobar, pasukan marsose melepaskan tembakan gencar ke dalam benteng sambil berteriak “ayo maju naik saja, siapa yang tiada mati untung” sembari melompat ke atas dinding dan melompat ke dalam benteng.

Selanjutnya pertempuran hebat berkecamuk didalam benteng. Pasukan marsose yang haus darah itu, melepaskan tembakan ke setiap penjuru benteng dan menembak siapa saja yang ada di dalam benteng, tidak peduli pria, wanita, anak-anak maupun orang tua yang tidak lagi berdaya. Selain itu, ketika pasukan yang dipimpin Kapten Scheepens mendekati lobang perlindungan rakyat, tiba – tiba diserang oleh pejuang Gayo dengan senjata kelewang. Maka perang kelewang lawan peluru pun terjadi. Bahkan Van Daalen sendiri pun hampir tewas, ketika pasukan pejuang Gayo dan Alas yang bertekad berkelahi mati-matian mempertahankan benteng Tampeng ini, tiba-tiba menyerang dan menebas leher anggota pasukan marsose yang persis berdiri disampingnya.

Van Daalen saat itu sempat kehilangan akal untuk menghancurkan perlawanan pejuang Gayo dan Alas di Tampeng ini. Namun, tiba-tiba ia mendapat cara untuk melenyapkan rakyat Gayo yang bertahan didalam lobang-lobang perlindungan. Maka Van Daalen pun memerintahkan pasukannya membakar lobang-lobang perlindungan dan membakar rumah-rumah yang ada di dalam benteng, sehingga bagian Barat dari benteng ini seluruhnya terbakar habis. Bahkan kebakaran ini menjalar ke Kampung-kampung sekitar Benteng, hingga ke Kampung Rema yang berdekatan dengan Benteng Tempeng turut terbakar. …Bersambung 4

Liputan     :  Dosaino Ariga
Editor        :

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kegigihan Rakyat Tampeng Menentang Belanda (Bag. IV)

NAMUN, para pejuang Gayo dan Alas yang bertahan masih melakukan perlawanan dengan gagah berani. Kemudian, ...