SEJARAH

Kegigihan Rakyat Tampeng Menentang Belanda (Bag. IV)

NAMUN, para pejuang Gayo dan Alas yang bertahan masih melakukan perlawanan dengan gagah berani. Kemudian, Belanda menghancurkan Benteng Tampeng dengan dinamit dan perlawanan rakyat Gayo pun dipatahkan. Selanjutnya, Van Daalen pun membunuh semua penghuni benteng yang masih hidup, baik laki-laki, perempuan, anak-anak dan lanjut usia yang tidak mampu meloloskan diri. Menurut catatan Kempees yang merupakan wartawan Belanda yang mengikuti Van ...

Read More »

Kegigihan Rakyat Tampeng Menentang Belanda (Bag III )

APALAGI, Benteng ini telah dipersiapkan dengan pagar mati dan pagar hidup yang berlapis-lapis dan sukar untuk ditembus. Akibat kesukaran menembus benteng Tampeng ini lah, membuat seluruh kekuatan Pasukan Belanda termasuk pasukan pembantu maju ke garis depan. Setelah semua pasukan marsose berhasil mendekati dinding benteng, maka dikeluarkanlah aba-aba untuk melakukan serangan umum. Pasukan marsose yang kebanyakan dari orang-orang Ambon ini bersorak ...

Read More »

Kegigihan Rakyat Tampeng Menentang Belanda (Bag II)

Akan tetapi, dari pengalaman yang didapat pada pertempuran – pertempuran yang telah dilakukan pasukan Belanda di benteng – benteng sebelumnya serta datangnya bala bantuan baru dari Kutaraja dan Kuala Simpang berkekuatan 2 brigade dibawah komando Braam Morris yang langsung bergabung dengan pasukan induk marsose, membuat  penyerbuan ke Benteng Tampeng yang dianggap tidak begitu sulit ditaklukkan oleh pasukan Belanda. Selanjutnya, setelah ...

Read More »

Kegigihan Rakyat Tampeng Menentang Belanda (Bag I)

Setelah Sultan Aceh Muhammad Daudsyah menyerah kepada Belanda di tahun 1903, membuat Gubernur militer Belanda di Aceh Van Heutsz memutuskan untuk menaklukkan seluruh penjuru Aceh, sebab, semua wilayah yang ada di Aceh telah dikuasai oleh Belanda, kecuali Gayo Lues dan Alas. Dengan demikian Van Heutsz memerintahkan Van Daalen untuk menaklukkan kedua daerah tersebut. Tepatnya 9 Maret 1904 pasukan Belanda yang ...

Read More »