CERPEN

“Sakit Hati Ternyata Indah”

BLANGKEJEREN [Insetgalus] – Sebuah novel Robi Efendi ini sangat menarik untuk dibaca. Diawali dengan mendung senja sederhana dan diakhiri pengangantar tidur yang panjang. Lelaki patah hati yang kembali menemukan Cinta nya melalui “Sakit Hati Ternyata Indah”merupakan novel perdana-nya mengisahkan tentang makna harapan terkadang tidak sesuai dengan angan dan cita-cita, dalam kondisi seperti itu harus berbaik sangka pada rencana Allah, yang ...

Read More »

Tempat-Tempat Angker Seputar Kota Blangkejeren

Dalam kehidupan yang sudah serba maju dan modern saat ini, mana ada lagi orang percaya ada hantu atau jin. Tempat-tempat yang dulunya terkesan Angker kini disekitarnya sudah menjadi hunian manusia yang cukup ramai. Akan tetapi cerita-cerita berbau mistik dan Horor tentang jin dan hantu masih saja digemari orang sampai sekarang. Diantaranya ada yang sudah diangkat ke Layar Lebar seperti Beranak ...

Read More »

Wanita Qur-ani di Sudut Bandara Kualanamu, Medan (Bag.3)

Buah Pena dari: Roby Efendi Yang Baik Hanya Untuk Yang Baik Sejak acara saman tersebut, hubungan mereka terjalin baik, bahkan sangat baik. Ahmad sebagai pemuda yang berwawasan dan berahklaq, tak mau lagi berlama-lama menjalin hubungan tanpa status, dia ingin segera melamar bahkan menikahi Ijah.. Maka dalam sebuah kesempatan via sms Ahmad menuturkan niat baiknya untuk menjadi imam wanita itu. “Ijah.., ...

Read More »

anita Qur-ani di Sudut Bandara Kualanamu, Medan (Bag.2)

Buah Pena dari: Roby Efendi Pertemuan Yang Baik Sejak pertemuan dengan perempuan itu., entah mengapa seketika dalam rutinitas Ahmad setibanya di  Blangkejeren terlintas senyuman perempuan yang berhijab merah muda itu? Siapa dia? Siapa namanya? Tapi rutinitas Ahmad yang padat sebagai photographer tidak terlalu membuatnya mengingat perempuan itu dengan serius. Hari berganti ke minggu, dan minggu  berganti ke bulan. 2 bulan ...

Read More »

Wanita Qur-ani di Sudut Bandara Kualanamu, Medan

Buah Pena dari: Roby Efendi Kisah ini menceritakan perjalanan seorang pemuda kelahiran Penampaan Uken, Oktober 1989 dengan seorang perempuan yang bersal dari Kutelintang. Kisah ini bermula saat perjalanan pemuda itu mengantar adiknya yang akan mengabdi sebagai Ustad di salah satu pondok moderen ternama di negeri ini, Gontor Darussalam. Saat itu.. subuh 9 Juli 2016, setibanya Ahmad bersama adiknya Mahdi, di ...

Read More »